
spasi-id.com, Jakarta – Penjualan mobil bermesin konvensional di RI terus menurun seiring dengan naik daunnya popularitas mobil listrik, drop hingga 30% (estimated).
Mobil listrik lagi naik daun di Indonesia. Catatan penjualannya juga terus meningkat dalam lima tahun terakhir. Berdasarkan data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada tahun 2021 misalnya penjualan mobil listrik tak sampai 1.000 unit. Sepanjang tahun 2021 hanya ada 687 unit mobil listrik yang terjual.
Tapi tahun 2022, jumlahnya langsung meroket hingga tembus 10.327 unit. Bahkan pangsa pasar mobil listrik yang tadinya hanya 0,1 persen langsung berubah jadi 1 persen. Kala itu, mobil elektrifikasi jenis hybrid justru lebih populer. Pada tahun yang sama, keduanya sama-sama menyumbang 1 persen pangsa pasar dari total penjualan.
Tahun 2023, penjualan mobil listrik naik lagi jadi 17.051 unit atau meraup sekitar 1,7 persen dari pangsa pasar. Jumlahnya masih kalah jauh dari mobil hybrid yang membukukan penjualan sebanyak 54.179 unit. Lanjut tahun 2024, penjualan mobil listrik terus naik bahkan mulai mengejar mobil hybrid.
Sepanjang tahun 2024, penjualan mobil listrik itu tembus 43.188 unit atau 5 persen dari pangsa pasar. Sementara mobil hybrid penjualannya mencapai 59.903 unit atau 6,9 persen dari pangsa pasar. Tahun 2025, mobil listrik makin banyak peminatnya. Penjualannya naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun 2024 seiring dengan kehadiran ragam model baru dan harga yang lebih terjangkau.
Mobil listrik membukukan catatan penjualan sebanyak 103.931 unit melampaui mobil hybrid yang hanya 65.943 unit. Kenaikan penjualan mobil listrik itu justru berbanding terbalik dengan mobil bermesin konvensional yang tercatat terus menurun dalam lima tahun belakangan.
Kalau dulu mobil bermesin konvensional penjualannya bisa tembus 1 juta unit per tahun, maka pada tahun 2025 penjualannya hanya mencapai 628.543 unit. Berikut catatan penjualan mobil bermesin konvensional dalam lima tahun terakhir.
Tahun 2021: 883.997 unit
Tahun 2022: 1.027.539 unit
Tahun 2023: 934.444 unit
Tahun 2024: 765.495 unit
Tahun 2025: 628.543 unit


