
spasi-id, Paris – Liverpool keok di kandang Paris Saint-Germain. Tumpulnya barisan depan jadi alasan utama kekalahan si Merah.
Melawat ke markas Paris Saint-Germain di Parc des Princes, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB, Liverpool takluk 0-2 karena gol-gol Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia di masing-masing babak Leg 1 Perempatfinal Liga Champions.
Skor yang sedikit banyak menggambarkan performa mereka yang berada di tekanan tuan rumah sejak menit awal. Mereka tak bisa memberikan ancaman berarti untuk pertahanan PSG.
Menurut statistik Fotmob, si Merah cuma melepaskan tiga attempts sepanjang 90 menit! Bahkan tak satu pun yang mampu merepotkan Matvey Safonov di bawah mistar.
Liver pool bahkan cuma mencatatkan 0,17 xG (expected goals) alias tidak ada yang membahayakan. Ini jadi kali kedua Liverpool dibuat tumpul selama 105 pertandingan ditangani Arne Slot.
Yang pertama juga saat bertemu Paris Saint-Germain pada Maret 2025 ketika cuma mencatatkan 0,27 xG. Bedanya kala itu Liverpool mencuri kemenangan 1-0 di markas PSG lewat gol Harvey Elliott.
Florian Wirtz, Hugo Ekitike, dan Jeremie Frimpong tidak berdaya di depan, sementara Cody Gakpo dan Alexander Isak sebagai pengganti gagal memberikan perbedaan.
Jika situasi ini berulang lagi pekan di Anfield, Liverpool bisa mengucapkan selamat tinggal kepada Liga Champions.
